Hal yang tidak Boleh dilakukan Saat Hamil Muda agar Tidak Keguguran

Hal yang tidak boleh dilakukan saat hamil - Kehamilan merupakan salah satu Anugerah Tuhan yang sangat dinanti - nanti oleh pasangan suami istri, karena kehamilan adalah awal dari kehidupan buah hati sang pelengkap kebahagiaan. Banyak diantara pasangan suami istri yang rela melakukan berbagai macam usaha demi mendapatkan kehamilan meskipun harus mengeluarkan banyak uang. Oleh sebab itulah, menjaga kehamilan agar tetap sehat merupakan hal terbaik untuk menjaga janin tetap sehat hingga terlahir ke dunia dengan selamat.

Pengetahuan tentang perawatan kehamilan terkadang masih belum begitu difahami oleh ibu hamil, walhasil mereka sangat menyesal ketika telah mendapati kandungannya ada masalah dan berakhir dengan keguguran. Pasti hal ini tidak diinginkan oleh semua ibu hamil, mengingat begitu sayangnya mereka terhadap calon buah hati dalam kandungannya. Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil selama menjalani masa kehamilan, mulai dari pola makan, gaya hidup dan menghindari beberapa makanan dan minuman tertentu
[baca :Makanan yang tidak boleh dikonsumsi Ibu hamil]

Hal yang tidak Boleh dilakukan Saat Hamil Muda

Kebiasaan yang tidak boleh dilakukan Saat Hamil


Wanita mana yang tidak ingin penampilannya tampak menarik ? pasti semua  menginginkannya, sehingga menerapkan gaya hidup kekinian, melakukan diet agar tidak gemuk, dan mamakai pakaian sesuai dengan perkembangan zaman. Meskipun demikian, ibu hamil harus tetap waspada dan hati - hati, karena ada beberapa kebiasaan yang tidak dianjurkan untuk ibu hamil bahkan harus dihindari. Kebiasaan tersebut antara lain adalah :

1. Ibu Hamil tidak Boleh Memakai Sepatu Hak Tinggi


Pada saat wanita menjalani masa kehamilan, perut ibu akan semakin membesar seiring dengan pertumbuhan janin dalam perut. Ketika perut bumil kian membesar, maka yang menjadi tumpuan utama atas berat badan ibu hamil adalah otot pinggang dan punggung. Coba bayangkan apa yang terjadi jika ibu hamil memakai sepatu hak tinggi ? pasti tidak nyaman kan ?. Ketidak nyamanan ibu hamil ketika memakai sepatu hak tinggi bisa menimbulkan efek negatif, antara lain :
  1. Memakai sepatu hak tinggi membuat ibu hamil semakin mudah lelah dan tidak nyaman dalam berjalan
  2. Mengakibatkan rasa sakit pada pinggang, betis dan bagian punggung karena memakai sepatu hak tinggi bisa menegangkan otot, terutama otot pinggang
  3. Terlalu sering memakai sepatu hak tinggi bisa mengakibatkan kaki bengkak
  4. Jika keseimbangan ibu hamil tidak terkontrol dan sampai terjatuh, maka bisa mengakibatkan kontraksi dan terjadi keguguran jika terjatuh dengan keras.

2. Jangan Memakai Pakaian Ketat selama Hamil


Dari sekian banyak ibu hamil, ada diantara mereka yang ingin tetap tampil seksi dengan memakai pakaian ketat, bahkan model pakaian yang mulai tidak sesuai tetap dipakainya. Ibu hamil yang sering melakukan kebiasaan itu, sebaiknya segera hentikan, terutama pakaian yang ketat dibagian perut. Memakai pakaian ketat saat hamil, bisa menimbulkan beberapa efek buruk antara lain adalah :
  • Pada usia kandungan 5 bulan keatas, memakai pakaian ketat bisa mengakibatkan janin sulit bergerak
  • Oksigen tidak bisa diterima oleh janin dengan sempurna
  • Pakaian ketat, terutama di bagian perut bisa membuat perut menjadi tertekan sehingga kurang baik bagi kesehatan janin
  • Zat kimia yang terkandung di dalam bahan pewarna pakaian bisa mengakibatkan iritasi jika terkena keringat
Oleh sebab itulah kebiasaan memakai pakaian ketat sebaiknya dihentikan dulu selama hamil. Jika Anda terpaksa harus memakai pakaian ketat, sebaiknya gunakan pakaian ketat yang telah didesain khusus untuk ibu hamil, sehingga tidak beresiko terjadinya masalah kehamilan.

3. Sauna tidak boleh dilakukan Saat Hamil


Melakukan perawatan tubuh dengan sauna memang membuat tubuh terasa lebih rileks, namun dalam keadaan tertentu bisa menimbulkan masalah bagi ibu hamil. Singkatnya, sauna boleh dilakukan oleh ibu hamil dengan syarat tersebut dibawah ini :
  1. Tidak dilakukan terlalu sering
  2. Tidak menggunakan sauna dengan suhu terlalu panas
  3. Usia kandungan masih kurang dari 3 bulan
Apabila ibu hamil nekad melakukan perawatan tubuh dengan sauna tanpa memperdulikan hal tersebut diatas, maka masalah kehamilan bisa muncul. Masalah kehamilan tersebut antara lain adalah sebagai berikut :
  • Air ketuban berkurang
  • Penggunaan sauna dengan suhu terlalu panas bisa membuat bayi kepanasan
  • Banyaknya cairan yang keluar bisa mengakibatkan kekurangan cairan tubuh
  • Akibat terburuk adalah terjadi keguguran

4. Pikiran Tertekan tidak boleh dilakukan Saat Hamil


Perlu Anda ketahui bahwa janin yang masih ada di dalam kandungan ternyata sangat peka terhadap perasaan yang dialami oleh ibunya. Janin memiliki ikatan perasaan yang cukup kuat dengan apa yang sedang dirasakan oleh ibunya. Apabila ibu hamil sedang marah, stress dan perasaannya tertekan, maka janin juga bisa merasakannya. Pikiran ibu hamil yang sering tertekan bisa berdampak buruk pada kesehatan janin, karena janin bisa merasakan perasaan ibunya. Oleh karena itu, lakukan aktivitas yang bisa membuat perasaan menjadi rileks dan bahagia seperti bercengkerama dengan suami, jalan - jalan ke tempat yang menyenangkan dan lain - lain.


5. Ibu Hamil tidak boleh Memelihara Kucing dan Anjing


Memelihara hewan piaraan seperti kucing dan anjing bagi sebagian orang merupakan hal menyenangkan dan bisa menghilangkan stress. Memelihara hewan piaraan aman dilakukan oleh manusia,namun tidak baik untuk ibu hamil. Mengapa demikian ? karena kotoran dari hewan piaraan tersebut sangat berpotensi mengandung virus tokoplasma, sehingga mengganggu kesehatan janin. Virus tokoplasma bisa membuat pertumbuhan janin menjadi terganggu, dan infeksi virus tersebut bisa mengakibatkan bayi lahir cacat dan keguguran. Jika Anda tergolong orang yang senang memelihara hewan piaraan seperti anjing dan kucing, sebaiknya hindari kontak fisik dengan hewan tersebut selama hamil demi menjaga kesehatan bayi.


6. Ibu hamil jangan meakukan pengobatan alternatif


Selama menjalani kehamilan sebaiknya ibu hamil tidak melakukan berbagai macam pengobatan alternatif, mulai dari pijat refleksi, mengkonsumsi ramuan obat herbal, maupun aneka macam obat yang belum teruji secara klinis. Pengobatan alternatif pada saat hamil bisa berdampak buruk bagi janin, yaitu mengganggu pertumbuhan janin, mengganggu kesehatan bahkan bisa menyebabkan keguguran. Mengingat begitu besarnya akibat yang ditimbulkan jika ibu hamil sampai salah obat, maka ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dulu kepada dokter jika ingin melakukan pengobatan atas keluhan kesehatan yang sedang dialami.

7. Diet tidak boleh dilakukan Saat Hamil


Demi menjaga tubuh tetap tampil ideal, banyak ibu hamil yang tetap melakukan diet selama menjalani masa kehamilannya. Perlu diketahui bahwa diet saat hamil mempunyai resiko buruk pada kesehatan janin, karena kurangnya asupan gizi yang diperolehnya. Bagi ibu hamil memiliki berat badan lebih, sebaiknya berkonsultasi dulu kepada dokter mengenai diet yang aman dan baik dilakukan. Diet yang salah bisa mengakibatkan kelahiran cacat sebab janin mengalami kekurangan zat tertentu.

8. Merokok tidak boleh dilakukan ibu Hamil


Wanita yang mempunyai kebiasaan merokok, sebaiknya dihentikan ketika sedang hamil, baik kehamilan usia muda maupun usia tua. Merokok sangat membahayakan kesehatan janin karena zat nikotin yang terkandung didalamnya bisa menyebabkan gangguan paru - paru. Ibu hamil tidak hanya dilarang menjadi perokok aktif, tapi menjadi perokok pasif pun juga dilarang. Jika ibu hamil mengabaikan larangan ini, maka bisa mengakibatkan gangguan kehamilan dan janin akan lahir dengan berat badan dibawah normal serta lebih rentan terhadap serangan penyakit.
[baca : Pantangan Hamil Muda Agar tidak Keguguran]

Pola Makan yang tidak boleh dilakukan Saat Hamil


Selain kebiasaan diatas, ibu hamil juga harus menjaga pola makan untuk menjaga kesehatan dan tumbuh kembang bayi. Pada dasarnya, makanan yang diperlukan oleh ibu hamil adalah makanan yang banyak mengandung protein, kalsium, karbohidrat, lemak, vitamin dan zat lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Meski demikian, kebiasaa dalam hal pola makan tidak terkadang masih terbawa dengan pola makan sebelum hamil. Untuk itu, silahkan baca dengan seksasma beberapa pola makan yang tidak baik untuk ibu hamil berikut ini :

1. Ibu Hamil jangan Konsumsi Minuman Beralkohol


Alkohol merupakan salah satu zat yang sangat membahayakan kesehatan janin. Alkohol bisa masuk ke janin melalui plasenta yang terhubung dari ibu kepada janin. Jika kebiasaan minum alkohol masih dilakukan saat hamil, maka akan berpengaruh besar pada kesehatan janin. Gangguan kesehatan yang muncul antara lain adalah :
  1. Janin mengalami cacat fisik
  2. Menyebabkan kerusakan pada paru - paru, hati, jantung dan organ vital yang lain
  3. Mengalami gangguan pada otak

2. Ibu hamil sebaiknya tidak Konsumsi Minuman Berkafein


Beberapa minuman yang banyak mengandung kafein antara lain  adalah kopi dan teh. Minuman yang banyak mengandung kafein tidak baik dikonsumsi oleh ibu hamil karena bisa memicu meningkatkan hormon penyebab rasa stress. Peningkatan hormon tersebut berefek buruk pada janin, bahkan pada beberapa kasus bisa mengakibatkan bayi cacat dan keguguran. Oleh karena itu, apapun alasannya selama kehamilan stop konsumsi minuman berkafein.

3. Makan Makanan Mentah tidak boleh dilakukan Saat Hamil


Mengkonsumsi makanan mentah bagi masyarakat di Negara kita memang tidak begitu umum, namun di beberapa negara mengkonsumsi makanan mentah merupakan sebuah kebiasaan. Rumah makan Jepang yang banyak didirikan di Negeri kita, umumnya menyajikan menu mentah dan setengah matang sebagai makanan khas Negara Jepang. Ibu hamil yang suka menu makanan mentah tersebut sebaiknya mulai dihentikan karena makanan mentah lebih rentan terhadap bakteri, virus dan cacing. Bakteri dan virus tersebut bisa mengganggu kesehatan kandungan bahkan bisa menyebabkan keguguran.

4. Tidak boleh makan Makanan dengan Bahan Pengawet


Makan makanan yang mengandung bahan pengawet perlu diminimalisir saat Anda sedang hamil. Pada saat ini produk makanan siap santap umumnya menggunakan bahan pengawet, maka berhati - hatilah. Konsumsi makanan berbahan pengawet dalam jumlah terlalu banyak bisa mengakibatkan hal buruk pada janin, seperti :
  • Janin mengalami kelainan
  • Cacat lahir
  • Mengalami kehamilan anggur
  • Terjadi masalah kehamilan 
  • Dan lain - lain

5. Tidak boleh Konsumsi Makanan Tinggi Garam


Makanan tanpa garam memang tidak sedap, namun penggunaan garam sebagai bumbu masak harus diatur dosisnya, jangan sampai berlebihan. Makanan yang banyak mengandung garam, selain rasanya kurang enak juga mempunyai efek negatif untuk ibu hamil, yaitu bisa mengganggu keseimbangan cairan tubuh serta membahayakan kesehatan limfa dan ginjal. Selain itu mengkonsumsi makanan dengan kandungan garam terlalu tinggi bisa menyebabkan hipertensi dan tubuh ibu hamil memebengkak.

6. Tidak Boleh Konsumsi Makanan tidak Dicuci


Kebisaan mengkonsumsi makanan tanpa dicuci sebaiknya dihindari saat hamil karena makanan tersebut sangat rentan terhadap bakteri dan virus. Jangan lupa cuci sayur yang akan Anda masak dan cuci buah yang akan Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan sang buah hati. Pastikan semua makanan yang Anda konsumsi dalam keadaan bersih dan tidak terkontaminasi oleh bakteri maupun virus berbahaya. Bakteri yang terkandung dalam makanan sangat berpengaruh pada kesehatan bayi dan bisa menyebabkan timbulnya penyakit.

7. Tidak Boleh Konsumsi Makanan Tidak Dipasteurisasi


Makanan yang bisanya dipasteurisasi adalah susu, keju, jus dan makanan kaleng, dengan maksud agar semua jenis bakteri di dalamnya mati. Pasteurisasi adalah sebuah proses pengolahan makanan dengan cara memasukkannya dalam suhu tinggi agar bakteri terbunuh tanpa mengurangi dan merusak nilai gizi dari makanan tersebut. Untuk memastikan apakah makanan yang akan Anda konsumsi telah dipasteurisasi atau belum, maka lihat keterangan yang biasa tertulis label "dipasteurisasi"

8. Jangan Konsumsi Ikan Mengandung Merkuri

Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk mencukupi kebutuhan protein dan omega3. Akan tetapi beberapa jenis makanan dijumpai mengandung merkuri yang membahayakan janin. Beberapa jenis makanan tersebut antara lain adalah ikan todak, ikan hiu dan ikan makarel. Ikan yang mengandung merkuri tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena bisa menyebabkan kanker pada janin.
[baca : Makanan Penyebab keguguran yang wajib Anda Hindari]

Itulah hal yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil demi menjaga kesehatan sang buah hati. Bagikan artikel ini jika menerut Anda bermanfaat. 

==> Silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai topik
==> Mohon maaf komentar spam tidak akan dipublish

Tanda Hamil

Blog seputar kehamilan, meliputi cara cepat hamil,tanda hamil, perawatan kehamilan dan keluhan kehamilan

 
About - Contact Us - TOS - Disclaimer - Privacy Policy - Daftar Isi
Back To Top