Mual pada Ibu Hamil Berlangsung Berapa Lama ?

Mual pada ibu hamil itu berlangsung berapa lama sih ? Pertanyaan ini sering membayangi ibu hamil dalam menjalani masa kehamilannya. Betapa tidak, keadaan yang biasanya baik - baik saja tiba - tiba berubah total ketika seorang wanita sedang hamil. Mual disertai muntah dan pusing tujuh keliling sering kali menerpa ibu hamil meski sebelumnya ia tak pernah mengalaminya. Wajar saja kalau ibu hamil ingin segera terbebas dari segala macam keluhan di masa kehamilan tak terkecuali mual dan muntah yang dirasa cukup mengganggu.

Perlu Anda ketahui bahwa mual disertai muntah atau sering disebut dengan morning sickness adalah hal wajar yang umum dialami ibu hamil karena meningkatnya hormon esterogen dan HCG dalam tubuh. Sebenarnya mual dan muntah ini tidak berlangsung terus - terusan selama masa kehamilan dijalani, tapi hanya berjalan beberapa bulan saja.

Kali ini kami akan menjelaskan kepada Anda mengenai morning sickness normalnya terjadi berapa lama ? Kami berharap dengan informasi yang kami tulis ini, rasa penasaran Anda terobati sehingga bisa menjalani kehamilan dengan tenang dan nyaman. Selain itu kami juga akan membahas beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi mual saat hamil.
source of pixabay

Mual pada Ibu Hamil Berlangsung Berapa Lama


Sebagaimana telah kami sampaikan di atas bahwa morning sickness yang dialami ibu hamil itu terjadi karena perubahan hormon dalam tubuh yang meningkat tajam. Walaupun disebut dengan morning sickness tapi tidak semua ibu hamil mengalaminya hanya di pagi hari, bahkan ada yang mual dan muntah itu tanpa mengenal waktu.

Mual dan muntah ini tergolong normal apabila tidak sampai membuat ibu hamil terlalu berat. Jika mual dan muntah sampai membuat ibu hamil tak bisa kemasukan makanan sama sekali berarti mual tersebut tak bisa dianggap sepele. Perlu penanganan khusus oleh tenaga medis apabila ibu hamil mengalami keadaan yang berat, mual muntah parah dan bahkan sering pingsan.
baca : pingsan saat hamil, berbahayakah ?
Mual dan muntah bisa dikatakan normal apabila tidak terlalu berat dirasa oleh ibu hamil serta berlangsung dalam waktu tertentu. Pada umumnya mual dan muntah itu hanya dialami oleh ibu hamil pada usai kehamilan trimester pertama saja, sedangkan ketika usia kehamilan telah menginjak trimester kedua, mual dan muntah tidak dirasakan lagi.

Berarti pertanyaan : mual pada ibu hamil berlangsung berapa lama ? jawabnya adalah 3 bulan pertama kehamilan. Dalam beberapa kasus memang dijumpai ibu hamil yang mengalami morning sickness lebih dari 3 bulan namun tetap normal, akan tetapi umumnya mual dan muntah itu  hilang pada usai kehamilan trimester kedua.

Apabila mual dan muntah masih Anda alami pada usai kehamilan trimester kedua sebaiknya Anda lakukan pemeriksaan kehamilan ke bidan atau dokter kandungan untuk mengetahui kondisi kesehatan janin. Setelah itu lakukan semua petunjuk dokter agar kehamilan Anda berjalan degan baik. Jangan pernah mengkonsumsi obat pereda mual yang dijual di toko obat / apotek tanpa menggunakan resep dokter karena janin masih sangat sensitif terhadap zat kimia. Langkah paling aman untuk meringankan mual kehamilan adalah dengan melakukan tips alami tanpa obat kimia. Bagaimana caranya ? Simak penjelasannya berikut ini

Tips Menghilangkan Mual saat Hamil


Perlu Anda pahami bahwa kehidupan janin pada usia kehamilan awal sebagaimana parasit yang kehidupannya tergantung pada ibu. Apabila kebutuhan nutrisi ibu hamil terpenuhi, janin pun akan mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga perkembangannya bisa berjalan dengan baik. Sebaliknya jika nutrisi ibu hamil tak tercukupi dengan baik, pertumbuhan janin pun akan terganggu. Bagaimana mungkin nutrisi ibu hamil bisa tercukupi jika setiap makanan yang dikonsumsi selalu ditolak oleh perut karena mual dan muntah ?

Oleh sebab itu setelah Anda mengetahui mual pada ibu hamil berlangsung berapa lama, Anda kami ajak untuk sedikit membahas mengenai tips alami untuk mengurangi mual. Inilah tips tersebut :

1. Pola hidup sehat dan istirahat cukup


Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dan mengurangi mual saat hamil adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan cukup  istirahat. Jika sebelumnya ibu hamil termasuk seorang perokok sebaiknya hentikan segera aktifitas itu karena selain menambah parah mual juga kurang baik bagi kesehatan janin. Sebisa mungkin cukupi kebutuhan istirahat, jangan suka begadang malam karena kurang istirahat bisa membuat mual semakin terasa parah.

2. Gizi yang Seimbang


Untuk mencegah dan mengurangi morning sickness saat hamil sudah seharusnya Anda mengkonsumsi makanan bergizi tinggi. Makanan yang terbukti mampu mengurangi mual antara lain roti, biskuit, kentang, singkong dan makanan berkarbohidrat lainnya. Anda juga perlu mengkonsumsi sayur dan buah buahan tertentu agar mual segera hilang. Apa saja makanan yang terbukti membantu mengurangi mual ?
baca : makanan penghilang dan pencegah mual saat hamil

3. Atur Pola Makan


Pola makan yang perlu diterapkan agar mual tak membuat ibu hamil berat adalah makan sedikit tapi sering. Cobalah untuk menerapkan cara ini, makan sehari 4 atau lima kali namun dengan porsi sedikit. Dengan cara itu makanan yang Anda konsumsi akan lebih mudah diterima oleh perut. Agar tidak bosan silakan Anda atur sedemikian rupa sesuai selera setiap menu makanan tiap harinya.

4. Minum susu ibu hamil


Sekarang ini telah banyak dijual di pasaran produk susu kehamilan yang telah dibuat khusus dengan tambahan vitamin B12 sehingga bisa membantu mengurangi mual. Anda tinggal pilih beberapa produk susu kehamilan yang Anda sukai, tanpa harus khawatir menambah mual. Selain mengurangi mual, susu kehamilan juga sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh terutama kalsium dan vitamin D.

5. Minum Wedang Jahe


Minum wedang jahe juga sangat bermanfaat bagi ibu hamil untuk mengurangi mual dan muntah. Rasa dan aroma khas dari tanaman tradisional ini telah dipercaya sejak dulu mampu meredakan masuk angin, mual dan muntah.

Kesimpulan :
Mual pada ibu hamil berlangsung berapa lama ? umumnya terjadi 3 bulan pertama masa kehamilan. Bagaimana cara mengatasinya ? menerapkan tips sederhana yang telah kami tulis di atas. Jika mual yang Anda alami terlalu parah sebaiknya segera datang ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat, jangan tunggu keadaan bertambah parah.

==> Silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai topik
==> Komentar spam dan atau dengan link aktif tidak akan dipublish

Tanda Hamil

Blog seputar kehamilan, meliputi cara cepat hamil,tanda hamil, perawatan kehamilan dan keluhan kehamilan

 
About - Contact Us - TOS - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top