Apakah ibu hamil boleh puasa ramadhan ? Ini jawabannya

Ibu hamil apakah boleh puasa ramadhan sih ? Sampai sekarang masih banyak orang yang bertanya - tanya tentang hal itu. Keraguan dalam hati muncul bukan karena apa - apa, melainkan hanya karena kekhawatiran terhadap sang buah hati, jangan jangan kalau puasa bisa mempengaruhi tumbuh kembangnya. Untuk itu, agar keraguan dalam hati segera terobati silakan simak penjelasan pada artikel ini hingga selesai.

Bulan ramadhan adalah bulan suci yang sangat dirindukan kehadirannya. Di bulan ini manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan diuji untuk menahan hawa nafsu dan amarah, yaitu dengan menjalankan ibadah puasa.

Sudah barang tentu, ibu hamil pun tak mau ketinggalan untuk ambil bagian dalam mencari lipatan pahala bulan ramdhan ini. Namun kadang hati ragu untuk menjalankan puasa karena santernya kabar yang menyebutkan bahwa puasa dapat mengganggu kesehatan janin. Apakah benar kabar tersebut ? silakan lanjut baca..

apakah-ibu-hamil-boleh-puasa-ramadhan
image from pixabay

Ibu hamil apakah boleh puasa ramadhan ?


Mungkin Anda pernah mendengar bahwa ada ilmuan AS yang menjelaskan bahwa puasa pada saat hamil itu dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin. Menurutnya puasa saat hamil bisa membuat janin terlahir lebih kecil dan kemampuan berpikirnya kurang bagus. Mungkin juga, Anda pernah mendengar ada ilmuan Colombia yang menerangkan bahwa ibu hamil puasa di musin panas itu dapat membahayakan kesehatan janin. Apakah benar pendapat dari para ilmuan itu ? Wallohu a'lam.. Namun coba perhatikan penjelasan berikut ini,

Sebagaimana kita ketahui bahwa iklim di Negara kita tidaklah sama dengan iklim di Negara tersebut di atas. Iklim di Negara kita tergolong sejuk dan tidak terlalu panas sehingga puasa tetap nyaman dilakukan meski dalam keadaan hamil. Selain itu, lama siang di Negara kita tergolong sedang yaitu kurang lebih 12 jam saja, tidak seperti di Negara luar yang lama siangnya bisa sampai 14 jam kadang lebih.

Ibu Hamil Boleh Puasa Ramadhan


Kalau begitu, apakah ibu hamil boleh puasa ramadhan ? tentu boleh asalkan kondisi kehamilan benar benar sehat dan puasa dijalani dengan cara yang tepat. Untuk itu, sebelum menjalani ibadah puasa bunda harus konsultasi ke dokter atau bidan terdekat untuk memastikan kondisi kehamilan Anda. Jika kehamilan sehat, jangan ragu untuk menjalankan puasa ramadhan. Namun anda harus ingat, dalam berpuasa Anda perlu menerapkan tips sehat berpuasa saat hamil. Silakan baca penjelasannya tips puasa saat hamil muda dan tua.

Puasa saat hamil muda


Ketika usai kehamilan masih tergolong muda (trimester pertama), bunda sering kali menjumpai keluhan kehamilan yang tidak bisa dianggap remeh seperti mual, muntah, pusing, lemas dan lainnya. Keadaan ini mungkin dapat mengganggu kenyamanan dalam berpuasa ramadahan, bahkan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan anak.

Kalau memang keadaan ini membuat Anda tidak mampu untuk menjalankan puasa maka jangan dipaksakan, toh ibu hamil itu mendapat kemurahan untuk tidak puasa. dan mengganti puasa di hari lain. Untuk informasi lebih lengkap mengenai boleh dan tidaknya ibu hamil muda berpuasa silakan baca puasa bagi ibu hamil muda, amankah ?

Puasa Ibu Hamil Trimester Kedua dan Ketiga


Ketika usia kehamilan telah menginjak trimester kedua dan ketiga maka keluhan kehamilan biasanya sudah hilang sehingga puasa lebih nyaman dijalani. Nyaman sih nyaman namun bunda harus memperhatikan asupan nutrisi saat buka dan sahur karena di usia kehamilan ini janin sangat membutuhkan banyak nutrisi untuk membantu tumbuh kembangnya. Untuk itu, jika saat ini usia kehamilan Anda telah masuk trimester kedua atau ketiga silakan baca penjelasan puasa bagi ibu hamil 4, 5, 6, 7, 8, 9 bulan (trimester pertama dan kedua)

Intinya, menjalani ibadah puasa saat hamil itu boleh asalkan kondisi kehamilan sehat. Dan di dalam menjalani puasa, bunda harus memperhatikan asupan nutrisi harian baik kalori, karbohidrat, protein, vitamin, kalsium, asam folat dan lainnya. Satu lagi yang tidak boleh dilalaikan yaitu minum air putih yang cukup agar tidak sampai kekurangan cairan.

Kondisi Ibu Hamil yang Sebaiknya tidak Puasa


Jika Anda bertanya, apakah ibu hamil boleh puasa ramadhan ? jawabnya boleh, namun jika bunda sedang tidak sehat sebaiknya tidak usah puasa dan mengganti puasa di hari lain. Di bawah ini adalah contoh keadaan yang kurang mendukung jika harus melaksanakan ibadah puasa :)

1. Sakit Diabetes Melitus


Ibu hamil yang menderita sakit diabetes biasanya menjalani serangkaian pengobatan yang detil, mulai dari penerapan pola makan hingga mengkonsumsi obat secara teratur. Semua itu dilakukan dengan harapan agar gula darah dapat terkontrol dan sakit diabetes segera sembuh. Maka dari itu, jika bunda sedang sakit diabetes sebaiknya tidak puasa kecuali dokter mengizinkannya.

2. Mengalami pendarahan


Entah karena sebab apa terkadang kehamilan dibarengi dengan pendarahan yang tak kunjung henti. pendarahan yang keluar terus terusan tergolong keadaan yang tidak normal sehingga perlu mendapatkan penanganan khusus dari dokter. Guna mengatasi keadaan ini, dokter akan melakukan serangkaian pengobatan yang memungkinkan untuk memberi saran tidak puasa.

3. Menderita penyakit tertentu


Selain menderita sakit diabetes da pendarahan, jika bunda sedang sakit serius sebaiknya tidak puasa dulu. Kalau punya keluhan sakit segara saja konsultasikan kesehatan Anda ke dokter dan jika dokter memberi saran untuk tidak puasa dulu tinggal dituruti saja saran dari dokter itu.

Kesimpulan
Apakah ibu hamil boleh puasa ramadhan ? tentu Anda sudah tahu jawabannya setelah membaca penjelasan di atas. Sekian informasi yang dapat kami sampaikan semoga kehamilan Anda bisa dijalani dengan sehat dan nyaman hingga persalinan tiba.

==> Silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai topik
==> Mohon maaf komentar spam tidak akan dipublish

Tanda Hamil

Blog seputar kehamilan, meliputi cara cepat hamil,tanda hamil, perawatan kehamilan dan keluhan kehamilan

 
About - Contact Us - TOS - Disclaimer - Privacy Policy - Daftar Isi
Back To Top