Bolehkah ibu hamil makan daging kambing ? Simak Penjelasannya

Ibu hamil makan daging kambing itu sebenarnya boleh atau tidak sih ? mungkin Anda adalah salah satu dari sekian banyak orang yang menanyakan hal itu, apalagi saat Hari Raya Kurban seperti sekarang ini dimana banyak daging kambing yang dibagikan kepada masyarakat. Biasanya masyarakat Indonesia menyembelih sapi dan kambing sebagai kurban di Hari Raya Idul Adha. Untuk itu, kali ini kami akan membahas tentang bolehkah ibu hamil makan daging kambing ?
Daging kambing bisa dimasak menjadi berbagai macam jenis hasil olahan masakan yang mantap, mulai dari sate kambing, tongseng, gulai, rendang daging kambing dan lain lain.

Sate adalah hasil olahan daging kambing yang cukup populer dan digemari oleh mayoritas masyarakat di Nusantara. Sebagaimana kita ketahui bahwa, ibu hamil tidak boleh sembarangan dalam mengkonsumsi berbagai macam olahan masakan karena janin masih sensitif. Terkait dengan boleh dan tidaknya ibu hamil makan sate, silakan baca artikel dengan judul bolehkah ibu hamil makan sate kambing ?

bolehkah-ibu-hamil-makan-daging-kambing
image from pixabay

Daging Kambing bagi Ibu Hamil


Daging kambing merupakan salah satu jenis daging yang kaya akan protein, namun menurut sebagian ahli kesehatan sebaiknya ibu hamil membatasi dalam konsumsi daging kambing, apalagi kalau usia kehamilan masih muda.

Kenapa demikian ? karena konsumsi daging kambing saat hamil dapat memperbesar resiko terkena beberapa masalah kehamilan seperti hipertensi (darah tinggi), kolesterol, gangguan pencernaan dan tokoplasmatis.

1. Daging kambing dapat menyebabkan hipertensi


Makan daging kambing tidak serta merta meningkatkan tekanan darah, namun paduan bumbu untuk mengolah daging kambing akan memperbesar resiko naiknya tensi darah. Misalnya, hasil olahan kambing yang dipadu dengan kecap manis dan garam seperti sate, rendang dan lainnya. Hasil olahan tersebut dapat memicu naiknya tekanan darah.

Tekanan darah hendaknya dijaga sedemikian rupa agar tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi, salah satu caranya adalah dengan menjaga pola makan yang baik. Penjelasan lebih lengkap mengenai hipertensi bisa Anda baca cara menurunkan darah tinggi pada ibu hamil.

2. Toksoplasmosis


Daging kambing adalah salah satu jenis daging yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan bakteri tokoplasma. Apabila bakteri ini sampai masuk ke dalam tubuh ibu hamil maka dapat menyebabkan berbagai macam masalah kehamilan seperti kelahiran prematur, bayi mengalami cacat lahir, bayi lahir dengan bera badan rendah dan bahkan dapat menyebabkan keguguran.

Mengkonsumsi daging kambing memperbesar resiko masuknya bakteri tokoplasma ke dalam tubuh ibu hamil kecuali daging telah dimasak dengan benar, yaitu daging dimasak sampai benar benar matang.

3. Gangguan Pencernaan


Sebagian orang mengeluhkan gangguan pencernaan setelah mengkonsumsi hasil olahan daging kambing, yaitu dapat menyebabkan susah BAB atau sembelit karena daging kambing memiliki banyak kandungan lemak tak jenuh. Untuk itu, demi menghindari keluhan ini sebaiknya jangan terlalu banyak mengkonsumsi daging kambing.

4. Kolesterol


Kadar kolesterol terlalu tinggi dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Tak hanya ibu hamil, meski tidak hamil kalau kelebihan kadar kolesterol maka sangat beresiko terkena gangguan kesehatan.  Konsumsi daging kambing dapat menyebabkan naiknya kadar kolesterol yang membuat kerja jantung jadi terlalu berat sehingga ibu hamil sering berdebar debar.

baca juga : kolesterol tinggi saat hamil, atasi dengan cara CERDIK ini !

Bolehkah ibu hamil makan daging kambing ?


Setelah menyimak ulasan mengenai gangguan kesehatan yang bisa ditimbulkan karena makan daging kambing maka kalau Anda bertanya bolehkah ibu hamil makan daging kambing ? jawabnya boleh, tapi harus dibatasi serta dimasak dengan cara yang tepat. Bagi Anda para penggemar daging kambing, silakan lanjut membaca untuk mendapatkan sekedar tips aman konsumsi daging kambing

Tips Aman Makan Daging Kambing saat Hamil


Agar konsumsi daging kambing aman bagi ibu hamil, maka Anda perlu menerapkan tips sederhana guna mengurangi resiko kurang menguntungkan akibat daging kambing. Berikut ini adalah tipa aman konsumsi daging kambing saat sedang hamil.

1. Masak sampai matang benar


Agar Anda aman dalam mengkonsumsi daging kambing, maka Anda harus memasak daging kambing sampai matang. Entah dimasak dengan model apapun sebaiknya daging kambing dimasak sampai matang untuk memperkecil resiko terinfeksi oleh bakteri tokoplasma. Tokoplasama sebenarnya tidak hanya ada pada daging kambing tapi ada pada beberapa jenis makanan hewani lain seperti daging sapi, telur dan lainnya.

2. Pilih daging yang bagus


Meski telah dimasak sampai matang tapi kalau kualitas daging kurang baik, entah karena kotor atau busuk maka sebaiknya dihindari. Pada Hari Raya Idul Adha ini Anda bisa langsung memasak daging dalam keadaan segar, jangan biarkan terlalu lama tanpa dimasak karena berpotensi terkontaminasi oleh bakteri listeria.

3. Tak usah pakai MSG


Penggunaan MSG sebagai penyedap rasa sebaiknya dihindari saja karena kurang baik bagi janin. Anda bisa menggunakan aneka bumbu Nusantara yang bisa membuat mantap masakan, tak perlu pakai MSG. Andai saja tetap ingin menggunakan penyedap rasa, sebaiknya jangan terlalu berlebihan dalam penggunaannya.

4. Jangan tinggalkan sayuran


Walaupun daging kambing hasil masakan Anda sangat nikmat, namun alangkah baiknya Anda tidak meninggalkan sayuran karena nutrisi yang terkandung dalam sayuran sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh selama kehamilan berlangsung.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas kami berharap konsumsi daging kambing tidak memberikan dampak buruk pada kehamilan Anda sehingga kehamilan tetap bisa dijalani dengan nyaman dan tanpa banyak kendala.

Demikian ulasan terkait bolehkah ibu hamil makan daging kambing ? semoga apa yang kami ulas di atas bisa menambah wawasan kita dalam merawat kehamilan. Salam

==> Silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai topik
==> Mohon maaf komentar spam tidak akan dipublish

Tanda Hamil

Blog seputar kehamilan, meliputi cara cepat hamil,tanda hamil, perawatan kehamilan dan keluhan kehamilan

 
About - Contact Us - TOS - Disclaimer - Privacy Policy - Daftar Isi
Back To Top