Tips Aman Makan Jagung saat Hamil

Tips makan jagung saat hamil - Jagung termasuk sumber makanan yang sangat bermanfaat bagi ibu hamil karena mengandung banyak nutrisi bermanfaat. Namun demikian, Anda tetap harus berhati - hati dalam mengkonsumsi jagung agar tidak sampai terjadi hal yang tak diinginkan. Kenapa demikian ? karena manfaat yang terkandung dalam jagung bisa saja berubah menjadi bencana apabila ibu hamil tidak hati hati.

Sebenarnya apa saja sih manfaat jagung bagi ibu hamil itu ? diantaranya adalah membantu mengatasi susah BAB, mencegah anemia, menguatkan tulang dan selengkapnya bisa Anda baca manfaat jagung untuk ibu hamil.

Pada kesempatan kali ini kami tidak akan membahas ulang tentang khasiat dan manfaat jagung, akan tetapi kali ini kami sengaja akan menuliskan beberapa tips sederhana yang bisa Anda praktekkan agar aman mengkonsumsi jagung saat hamil.

tips-aman-makan-jagung-saat-hamil
image from pixabay

Tips Makan Jagung bagi Ibu Hamil


Sebagaimana telah kami sampaikan di atas bahwa jagung dapat menyumbangkan banyak manfaat, namun Anda tidak boleh sembrono dalam mengkonsumsinya. Memilih jagung berkualitas baik adalah langkah awal yang perlu anda lakukan demi mendapatkan manfaat jagung dengan sempurna.

Jangan hanya terpesona dengan tampilan yang menarik karena bisa jadi jagung tersebut banyak mengandung obat kimia. Bila memungkinkan pilihlah jagung organik atau non kimia untuk memperkecil resiko yang mungkin dapat terjadi.

Di lihat sepintas, tak ada yang berbeda antara jagung organik dan jagung non organik, namun sudah kita ketahui bersama bahwa hasil pertanian organik lebih kecil resikonya terhadap kesehatan daripada yang bukan organik.

Bagaimana kalau kita membeli jagung yang sudah matang ? misalnya jagung bakar, jagung rebus, marning goreng dan lainnya ? Amankah ?

Mengenai aman atau tidak itu tergantung jangung yang digunakan serta campuran bahan untuk memasaknya. Misalnya jagung goreng, sebenarnya aman bagi ibu hamil namun kalau digoreng dengan minyak jelantah maka dapat meningkatkan kadar kolesterol tubuh.

Intinya, kalau Anda yakin bahwa jagung matang yang akan Anda konsumsi itu berasa dari jagung berkualitas dan dimasak dnegan cara yang baik maka silakan saja, tak ada larangan.

Namun sebaliknya, walaupun harganya lebih murah tapi kalau kualitas jagung yang disajikan tidak baik atau cara memasaknya kurang sehat, lebih baik dihindari saja.

Untuk mendapatkan hasil olahan jagung yang terjamin keamanannya bagi kesehatan silakan olah sendiri dengan cara yang sehat. Anda bisa mmebeli jagung mentah kemudian mengolah sendiri sebagai jagung rebus, jagung goreng, jagung bakar dan lain lain.

Dalam hal menjaga kebersihan juga perlu Anda perhatikan karena jagung kotor dapat menjai sumber malapetaka kehamilan. Beberapa macam jenis penyakit bisa saja menyerang Anda karena mengkonsumsi makanan yang kotor.

Tips Mengkonsumsi Jagung bagi Ibu Hamil


Secara ringkas akan kami simpulkan mengenai tips aman konsumsi jagung untuk ibu hamil. Semoga saja tips di bahwa ini dapat membantu kita dalam menjaga dan merawat kehamilan tetap sehat.

  • Hendaknya Anda pilih jagung segar, syukur syukur jagung yang baru saja dipetik dari pohonnya
  • Hindari jagung yang sudah berulat dan atau jagung dengan klobot (kulit jagung) yang berantakan
  • Jagung yang telah disimpan di kulkas dalam waktu lama sebaiknya dihindari saja
  • Dalam mengolah jagung sebaiknya tidak usah diberi perasa manis agar tidak terlalu banyak mengandung kadar gula
  • Jangan memasak jagung terlalu lama untuk menghindari hilangnya nutrisi
  • Jangan makan jagung berlebihan

Demikianlah informasi terkait tips aman makan jagung saat hamil. Semoga informasi di atas dapat menyumbangkan banyak manfaat bagi kita semua. Salam sehat ibu hamil, semoga kehamilan Anda menyenangkan.

==> Silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai topik
==> Mohon maaf komentar spam tidak akan dipublish

Tanda Hamil

Blog seputar kehamilan, meliputi cara cepat hamil,tanda hamil, perawatan kehamilan dan keluhan kehamilan

 
About - Contact Us - TOS - Disclaimer - Privacy Policy - Daftar Isi
Back To Top