Tanda Hamil Secara Medis dan Non Medis

Tanda hamil - Kebahagiaan terasa lengkap jika pasangan suami istri telah dikaruniai buah hati sebagai penerus keluarga. Kehamilan sangat dinanti setiap pasutri untuk cepat mewujudkan impian menimang jagoan kecil dambaan hati. Banyak orang yang merelakan  banyak waktu dan dana demi mendapatkan momongan. Disisi lain, ada juga yang sampai mengerem kehamilan karena sudah memiliki banyak anak.

Biarlah keadaan orang yang berbeda - beda itu, namun yang terpenting adalah bagaimana kita segera mengetahui tanda hamil sehinga bisa merawat kehamilan dengan segera. Blog "Tanda Hamil" akan berusaha menjelaskan secara rinci tanda kehamilan yang dialami oleh seorang wanita, baik secara medis dan non medis. Informasi seputar kehamilan pun bisa Anda dapatkan di blog ini mulai dari keluhan semasa hamil, mitos kehamilan dan perawatan kehamilan agar tidak sampai keguguran.

Tanda Hamil

Tanda Hamil Secara Medis


Ada beberapa cara yang dilakukan secara medis untuk mengetahui kehamilan. Cara medis ini bisa dilakukan dengan mudah dan keakuratan yang bisa diandalkan. Cara tersebut antara lain adalah sebagai berikut :  

Ketahui Tanda Hamil dengan Test Urine


Ketika gejala kehamilan telah muncul, Anda bisa memastikan kehamilan dengan test urine. Cara ini sangat mudah sekali dilakukan, yaitu dengan cara memasukkan testpack kedalam air seni. Jika alat test menunjukkan dua garis merah berarti Anda positif hamil, namun jika alat tersebut tidak menunjukkan dua garis merah, kemungkinan Anda belum hamil. Dari sekian banyak test kehamilan secara medis, test urine merupakan cara mengetahui kehamilan yang paling lazim digunakan. Bagimana cara kerja test urine itu ?

Cara Kerja Alat Test Urine


Wanita yang sedang hamil, ditengarahi dengan meningkatnya kadar HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang menyebar ke darah dan air seni. HCG adalah hormon yang dihasilkan oleh embrio setelah terjadinya pembuahan yang akhirnya meningkat dalam darah dan urine. HCG yang terkandung dalam air seni bisa ditest dengan menggunakan alat test kehamilan sejak awal terjadinya kehamilan dan hormon tersebut mencapai puncak produksi setelah kehamilan mencapai usia 12 minggu.

Ada beberapa jenis alat test kehamilan dengan mengecek kadar HCG urine, antara lain adalah sebagai berikut :

Tanda Hamil dapat Diketahui dengan Test Pack


Test pack atau alat test kehamilan pribadi adalah sebuah alat yang bisa digunakan untuk mengetes positif dan tidaknya tanda kehamilan seseorang dengan cara mengetest air seni. Dengan alat ini, Anda bisa melakukan test kehamilan sendiri tanpa harus minta bantuan dokter. Alat ini bisa Anda peroleh di apotek, toko obat, supermarket dengan harga yang relatif terjangkau. Bentuk dari alat ini ada 2 macam, yaitu :
  • Compact >>> Sudah ada tempat untuk menampung air seni
  • Strip >>> Tidak ada tempat untuk menampung urine sehingga perlu menyelupkan alat ini pada urine yang telah ditampung
Untuk mengetahui positif dan tidaknya tanda hamil yang telah tampak, Anda bisa melihat hasil dari alat ini setelah dicelupkan pada air seni. Jika alat ini memunculkan dua garis berwarna merah berarti Anda positif hamil, sedangkan jika garis merah tersebut tidak muncul berarti negatif hamil. Meski demikian, Anda perlu mengecek lebih dulu, apakah cara penggunaan yang Anda lakukan sudah benar atau belum. Lebih jelasnya silahkan ikuti petunjuk penggunaan yang tertulis pada kemasan alat test ini.

Test Slide yakinkan Tanda Hamil yang Muncul



Berbeda dengan testpack, test slide ini biasa dilakukan di klinik atau rumah bersalin untuk mengetahui kadar HCG dalam urine. Cara kerja test ini adalah dengan menyampurkan setetes urine dengan antiserum dan latex suspension. Jika dalam urine terdapat HCG, maka tidak akan terjadi apa - apa dan dalam slide kaca tersebut akan tertinggal larutan seperti susu. Namun jika urine tidak mengandung HCG, antiserum dan latex akan bereaksi dan membentuk bulatan - bulatan kecil seperti biji.

Perjelas Tanda Hamil dengan Test Laboratorium


Mengetahui kehamilan dengan tes laboratorium ini cukup mudah, yaitu dengan mengirimkan urine ke laboratorium kemudian dilakukan penelitian oleh para ahli. Cek kehamilan dengan cara ini keakuratannya tidak diragukan lagi, namun perlu biaya lumayan untuk melakukannya. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dalam melakukan test urine, sebaiknya urine diambil di saat pagi hari setelah bangun tidur sebab pada saat itu kadar HCG dalam urine berada pada posisi paling tinggi.

Test Darah untuk Melihat Tanda Hamil


Selain test urine, test kehamilan bisa dilakukan dengan cara test darah. Tidak sembarang orang bisa melakukan test kehamilan dengan cara ini, hanya orang - orang tertentu yang bisa. Secara umum test darah untuk mengetahui kehamilan ada 2 macam, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Test darah bisa mendeteksi adanya kehamilan lebih cepat daripada test urine. Dalam jangka waktu seminggu setelah terjadinya pembuahan, kadar HCG dalam darah sudah mulai tampak. Keakuratan tes kehamilan dengan cara ini sama dengan tes kehamilan dengan urine.

Melihat Kehamilan dengan USG


Tanda kehamilan yang mulai muncul pada minggu awal setelah berhubungan, bisa diperjelas dengan melakukan USG. Pada umunya masyarakat belum menggunakan cara ini untuk mengetahui kehamilan meski sebenarnya cara ini sangat akurat. Hal ini terjadi karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan  USG. Mereka menggunakan USG itu umumnya untuk melihat perkembangan janin pada usia kehamilan trimester kedua dan ketiga, bukan untuk melihat kehamilan positif atau tidak.

Tanda Hamil secara Non Medis


Selain cara medis, Anda bisa melihat tanda kehamilan yang muncul pada diri ibu hamil sejak awal kehamilan. Beberapa tanda kehamilan tersebut muncul berupa perubahan fisik dan juga emosional. Beberapa tanda hamil tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

1. Kurang nafsu Makan Saat Hamil


Tanda hamil yang umum dialami adalah menurunnya nafsu makan  secara drastis. Pada awal masa kehamilan ini, ibu hamil akan menjumpai perubahan - perubahan dalam tubuh yang membuat nafsu makan menjadi berkurang, seperti mual, muntah dan sensitif terhadap bau. Untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, sebaiknya ibu hamil tetap menjaga pola makan sehat dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gizi.

2. Hamil Mudah Lelah


Tak seperti biasa, ibu hamil akan menjumpai keadaan dimana tubuh terasa letih dan lelah meski tidak melakukan aktifitas berat. Keadaan ini banyak dijumpai oleh ibu hamil karena peningkatan hormon progesteron dalam tubuh memicu rasa capek, letih dan lelah. Meski berdampak kurang menyenangkan bagi ibu hamil, namun hormon ini sangat diperlukan oleh janin untuk mendukung tumbuh kembangnya.

3. Hamil ditandai dengan Ngidam


Menginginkan makanan tertentu / ngidam hampir dialami oleh semua ibu hamil. Keinginan ibu hamil ini terkadang tidak masuk akal, misalnya ngidam buah mangga muda, padahal sebelum hamil sama sekali tidak suka dengan makanan yang kecut, apalagi mangga muda. Meski belum diketahui secara pasti apa penyebab ngidam ini, namun banyak yang berpendapat bahwa ngidam itu terjadi karena pengaruh perubahan hormon dalam tubuh.

4. Ibu Hamil Lebih Sensitif Terhadap Bau


Tanda kehamilan berikutnya adalah semakin sensitifnya indra penciuman. Aroma makanan tertentu bisa membuat ibu hamil merasa mual dan ingin muntah, meski sebelumnya makanan tersebut adalah makanan yang paling disuka. Sebaiknya ibu hamil tetap berusaha mengkonsumsi makanan sehat, meski terkadang jenis makanan tertentu membuatnya mual.

5. Morning Sickness sebagai Tanda Hamil


Mual dan muntah (morning sickness) yang terjadi pada pagi hari adalah sebuah tanda hamil yang paling umum dialami wanita. tidak hanya di awal masa kehamilan, morning sickness akan terus membayang -bayangi ibu hamil selama tiga bulan pertama. Ibu hamil tidak diperkenankan minum obat anti mual kecuali atas petunjuk dokter, karena obat mual yang dikonsumsi tanpa petunjuk dokter bisa berakibat buruk pada calon bayi.

6. Sering Pipis bisa jadi Tanda Hamil


Wanita hamil akan lebih sering pipis dibanding sebelum hamil. Keadaan ini terjadi karena peningkatan cairan tubuh ibu hamil yang membuat ginjal harus bekerja lebih cepat. Jangan pernah menahan pipis meski malas pipis, karena bisa berakibat kurang baik bagi kesehatan ginjal ibu dan tentunya berpengaruh buruk pula bagi janin. 

7. Perubahan Fisik Ibu Hamil


Ada beberapa perubahan fisik yang dialami oleh ibu hamil, antara lain adalah semakin membesarnya p#yud#ra, lengan, paha dan bokong. P#yud#ra ibu hamil tidak hanya berubah menjadi lebih besar, namun berubah juga menjadi lebih sensitif terhadap sentuhan. Beberapa ibu hamil menyebutkan bahwa, sentuhan kain bra pun bisa dirasakan beda saat hamil.

Tanda Hamil memang banyak dan bisa diketahui dengan cara medis dan non medis. Silahkan lakukan perawatan kehamilan dengan benar setelah tanda kehamilan mulai muncul dan alat tes menunjukkan positif hamil. Semoga semua tulisan yang kami sajikan dalam blog sederhana ini bermanfaat bagi para pembaca..