Ciri Ciri Janin tidak Berkembang Sangat Akurat

Ciri janin tidak berkembang - Pada saat sel telur telah berhasil dibuahi maka terjadilah proses perkembangan embrio dengan cepat hingga akhirnya menjadi janin kemudian lahir sebagai bayi. Proses pembuahan ini lah yang akhirnya memunculkan tanda dan gejala kehamilan secara alami. Selama kurang lebih 9 bulan dalam kandungan, janin akan mengalami perkembangan yang sangat luar biasa.

Akan tetapi dalam kondisi tertentu, terkadang ibu hamil mengalami masalah kehamilan yang mengakibatkan janin tidak berkembang dengan baik. Apabila keadaan ini terjadi maka janin dalam kandungan bisa meninggal dunia dan ibu hamil mengalami abortus (keguguran).

Semua wanita hamil pasti sangat takut dengan kondisi ini. Sebagai ibu hamil, sudah semestinya lebih fokus pada perkembangan janin mulai dari perkembangan janin 1 bulan, perkembangan janin 2 bulan dan perkembangan janin 3 bulan karena di usia tiga bulan pertama ini merupakan masa kritis bagi si janin.

ciri-janin-tidak-berkembang
image from pixabay

Ciri Janin tidak Berkembang


Ada beberapa hal yang menjadi tanda janin tidak berkembang. Beberapa ciri ciri janin tidak berkembang antara lain adalah sebagai berikut :

1. Janin tidak berkembang sesuai usia kehamilan


Perkembangan janin normalnya adalah sesuai dengan umur kehamilan. Keadaan ini sangat wajar bagi kehamilan yang normal dan sehat. Untuk mengetahui perkembangan janin, bisa dilakukan dengan bantuan alat USG. Apabila hasil pemeriksaan USG menunjukkan adanya ketidak normalan janin, misalnya ukuran janin masih terlalu kecil maka hal itu bisa menjadi ciri janin tidak berkembang.

Memeriksa kehamilan dengan bantuan alat USG perlu dilakukan oleh ibu hamil untuk melihat apakah ada masalah kehamilan sejak awal usia kehamilan, terutama ukuran dan dan posisi janin. Selain dengan pemeriksaan USG bidan atau dokter akan menghitung usia kehamilan sesuai dengan HPHT (hari pertama haid terakhir) Silakan baca cara menghitung usia kehamilan yang akurat.

2. Kadar HCG ibu hamil terlalu rendah


Untuk mendukung perkembangan janin dalam kandungan, tubuh ibu hamil akan memproduksi hormon HCG (human chorionic gonadotropin). Apabila terjadi masalah kehamilan yang mengakibatkan janin tidak berkembang, maka kadar hormon HCG ibu hamil akan menjadi sangat rendah. Untuk mengetahui kadar HCG bisa dilakukan dengan melakukan tes darah atau tes air seni dengan menggunakan alat test pack.

Pemeriksaan HCG dianjurkan bagi ibu hamil apabila mendapati beberapa ciri dan tanda janin tidak berkembang. Ibu hamil yang memiliki kadar HCG rendah menyebabkan kehamilannya tidak dapat terdeteksi secara mudah.

3. Kenaikan fundus tidak ada


Untuk mengetahui perkembangan janin, dokter / bidan akan selalu memeriksa fundus janin dengan palpasi abdomen kehamilan. Apabila perkembangan janin normal maka fundus pun akan semakin tinggi, dan jika janin tidak berkembang maka tak ada kenaikan fundus.

Pengukuran fundus yaitu mulai atas tulang kem@lu@n terus ke puncak rahim. Apabila tinggi fundus tidak sesuai dengan umur kehamilan maka ada kemungkinan janin tidak berkembang dengan normal atau janin sudah tidak berkembang sama sekali. Selanjutnya dokter akan memastikan hasil pemeriksaan dengan tes darah dan pemeriksaan USG.

4. Terjadi pendarahan


Flek atau bercak darah di awal kehamilan merupakan salah satu tanda kehamilan normal, namun tidak selamanya begitu, pendarahan juga bisa sebagai pertanda janin tidak berkembang. Flek tanda kehamilan dan pendarahan karena janin tak berkembang jauh berbeda. Awalnya flek berwarna coklat dan hanya sedikit, namun akhirnya beurbah menjadi flek darah yang banyak dan tak kunjung berhenti.

Apabila pendarahan yang Anda alami tak kunjung reda dan malah semakin banyak maka segera saja datang ke dokter untuk memeriksakan kehamilan dengan bantuan alat USG. Dengan pemeriksaan itu, akan segera diketahui apa sebab pendarahan yang Anda alami, apakah karena gejala kehamilan normal atau karena masalah kehamilan dan janin tidak berkembang.

5. Tak ada aktivitas di dalam rahim


Salah satu ciri janin tidak berkembang adalah tidak adanya aktivitas janin di dalam rahim. Di awal masa kehamilan, sulit untuk mendeteksi aktivitas janin dalam rahim karena janin belum sempurna, namun dengan bekal naluri ibu, aktivitas janin dalam rahim dapat terdeteksi. Ibu hamil akan merasakan hal yang tak biasa pada rahimnya atau merasakan tak nyaman di bagian rahim.

Apabila ibu hamil sudah merasa seperti itu dan dibarengi dengan tanda janin tidak berkembang yang lain maka silakan segera datang ke dokter untuk segera diperiksa. Penurunan aktivitas janin dalam rahim bisa saja sebagai pertanda janin telah meninggal dalam kandungan atau pertanda janin kekurangan asupan oksigen dan nutrisi.

6. Ibu hamil merasa sakit di bagian panggul dan perut


Rasa nyeri perut disertai tekanan di bagian panggul yang tiba tiba terjadi pada ibu hamil juga perlu diwaspadai karena bisa saja disebabkan karena janin tidak berkembang. Nyeri perut tanda keguguran dan tanda janin tidak berkembang hampir sama dengan nyeri saat haid. Ibu hamil akan merasakan adanya tekanan cukup berat di bagian punggung bawah, perut bawah dan kram yang membuat perut tak nyaman.

Kram perut tidak selalu disebabkan karena kehamilan bermasalah. Kram perut juga bisa sebagai pertanda kehamilan awal. Untuk mendapatkan informasi tentang penyebab kram perut yang sedang Anda alami silakan konsultasi ke dokter. Namun sebelumnya, sebagai referensi silakan baca artikel berjudul kram perut tanda hamil atau haid ?

7. Tak ada gejala hamil


Kehamilan trimester pertama umumnya dibarengi dengan beberapa gejala kehamilan seperti mual, muntah, pusing, badan lelah dan lainnya. Apabila janin tidak berkembang maka gejala kehamilan tersebut tidak akan muncul. Gejala kehamilan akan hilang dengan tiba tiba sehingga seperti orang yang tak lagi hamil. Kalau sebelumnya ibu hamil mengalami mual muntah, tiba tiba tidak mual sama sekali. Namun, jangan tergesa gesa mengambil kesimpulan karena wanita hamil tidak mual terkadang juga norma. Sebagai tambahan informasi silakan baca hamil muda tidak mual sama sekali, normalkah ?

8. Tidak ada kenaikan berat badan ibu hamil


Setiap kali melakukan periksa kehamilan, Anda diminta untuk menimbang berat badan guna melihat peningkatan berat badan selama kehamilan. Di dalam buku pedoman dan panduan kehamilan, berat badan ibu hamil dijadikan acuan untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan. Apabila terjadi masalah kehamilan hingga janin tidak berkembang maka berat badan ibu hamil tidak akan mengalami peningkatan, justru kian hari semakin menurun.

Penurunan berat badan ibu hamil bisa menjadi sebuah pertanda penyakit yang mengakibatkan janin tidak berkembang. Untuk itu, jika selama menjalani kehamilan, ibu hamil terlihat semakin kurus maka perlu diwaaspadai.

9. Keluar gumpalan dari jalan lahir


Beberapa wanita hamil yang mengalami masalah janin tak berkembang mendapati gumpalan jaringan yang keluar dari jalan lahir. Keluarnya gumpalan ini tak hanya menunjukkan janin tak berkembang, melainkan ibu hamil sudah mengalami keguguran kandungan. Apabila Anda sudah menjumpai keadaan seperti ini, silakan segera temui dokter untuk segera mendapat perawatan yang tepat.

Itulah 9 ciri ciri janin tidak berkembang yang jarang disadari oleh ibu hamil. Apabila ada keluhan kehamilan yang membuat hati Anda was was, sebaiknya segera datang ke dokter untuk konsultasi. Salam

==> Silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai topik
==> Mohon maaf komentar spam tidak akan dipublish

Tanda Hamil

Blog seputar kehamilan, meliputi cara cepat hamil,tanda hamil, perawatan kehamilan dan keluhan kehamilan

 
About - Contact Us - TOS - Disclaimer - Privacy Policy - Daftar Isi
Back To Top